Dukungan Infrastruktur Kelistrikan Menjadi Penopang Mobilitas Kendaraan Listrik Bersama PLN UID Jatim Pada Masa Nataru

Jumat, 09 Januari 2026 | 11:28:52 WIB

JAKARTA – PT PLN (Persero) mencatat peningkatan signifikan layanan pengisian kendaraan listrik selama periode libur Natal dan Tahun Baru melalui pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU. Tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan liburan turut mendorong lonjakan transaksi pengisian daya di berbagai wilayah, khususnya di Provinsi Jawa Timur.

Melalui Unit Induk Distribusi Jawa Timur, PLN menyiagakan seluruh infrastruktur pengisian daya agar dapat melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik secara optimal. SPKLU yang tersebar di berbagai titik strategis dioperasikan penuh dengan dukungan personel siaga selama 24 jam.

Kesiapan layanan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih di sektor transportasi. Dengan memastikan keandalan pasokan listrik serta pemerataan fasilitas pengisian daya, PLN berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa libur panjang.

Lonjakan Aktivitas Pengisian Kendaraan Listrik

PLN mencatat sebanyak 13.108 transaksi pengisian kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Jumlah tersebut meningkat sebesar 254,3% dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya.

Peningkatan transaksi ini juga terlihat jika dibandingkan dengan hari operasional normal. Selama periode liburan, jumlah pengisian kendaraan listrik tercatat meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan rata-rata transaksi harian.

Lonjakan aktivitas pengisian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi jarak menengah dan jarak jauh. Keberadaan SPKLU yang semakin mudah diakses menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan tersebut.

Kesiapan Infrastruktur SPKLU di Jawa Timur

Untuk melayani kebutuhan pengguna kendaraan listrik, PLN mengoperasikan 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik strategis di seluruh wilayah Jawa Timur. Titik-titik tersebut meliputi rest area, jalur utama antar kota, kawasan perkotaan, serta pusat aktivitas masyarakat.

Penempatan SPKLU dilakukan dengan mempertimbangkan pola perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Dengan sebaran yang merata, pengguna kendaraan listrik dapat menemukan fasilitas pengisian daya tanpa harus keluar dari jalur perjalanan utama.

Seluruh SPKLU didukung oleh personel siaga yang bertugas selama 24 jam. Kehadiran petugas di lapangan memastikan operasional berjalan lancar serta memberikan bantuan teknis apabila pengguna mengalami kendala selama proses pengisian daya.

Peningkatan Konsumsi Daya Listrik SPKLU

Seiring meningkatnya transaksi pengisian, konsumsi daya listrik pada SPKLU PLN juga mengalami kenaikan signifikan. Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, konsumsi listrik tercatat mencapai 322.555 kWh.

Peningkatan konsumsi daya ini mencerminkan intensitas penggunaan kendaraan listrik yang semakin tinggi selama masa liburan. Kendaraan listrik tidak hanya digunakan untuk aktivitas dalam kota, tetapi juga untuk perjalanan lintas wilayah.

PLN menilai lonjakan konsumsi listrik ini sebagai indikator positif pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi faktor utama dalam mendukung peningkatan adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan.

Penguatan Layanan dan Kesiapsiagaan Operasional

Dalam rangka menjaga kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian daya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya sebagai pusat layanan pengisian kendaraan listrik.

Selain SPKLU permanen, PLN juga menyiagakan 2 unit SPKLU Mobile dan 3 unit SPKLU Emergency. Fasilitas ini disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan di titik tertentu serta memberikan layanan pengisian daya darurat bagi pengguna kendaraan listrik.

Penguatan layanan ini bertujuan untuk mengurangi antrean serta memastikan seluruh pengguna kendaraan listrik tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman. Kesiapsiagaan operasional menjadi fokus utama PLN selama periode libur panjang.

Optimalisasi Layanan Digital Melalui PLN Mobile

PLN turut mengoptimalkan layanan digital melalui Aplikasi PLN Mobile dengan menghadirkan fitur AntreEV dan Trip Planner. Fitur AntreEV memungkinkan pengguna memperoleh kepastian giliran pengisian daya secara digital tanpa harus menunggu langsung di lokasi SPKLU.

Melalui sistem antrean digital tersebut, pengguna memiliki fleksibilitas waktu untuk beristirahat atau melakukan aktivitas lain di sekitar lokasi pengisian. Hal ini membantu menjaga ketertiban area SPKLU serta mengurangi potensi kepadatan kendaraan.

Sementara itu, fitur Trip Planner membantu pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan dengan menentukan titik keberangkatan dan tujuan. Aplikasi secara otomatis memberikan rekomendasi titik SPKLU yang dilalui sepanjang rute perjalanan, sehingga mendukung kelancaran mobilitas kendaraan listrik selama libur Natal dan Tahun Baru serta memperkuat peran PLN dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik nasional.

Terkini