SPKLU Beroperasi Penuh Menjadi Andalan Pengguna Kendaraan Listrik Dalam Perjalanan Libur Panjang Bersama PLN UID Jatim Saat Nataru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:22:33 WIB

JAKARTA – PT PLN (Persero) mencatat peningkatan signifikan aktivitas pengisian kendaraan listrik selama masa libur Natal dan Tahun Baru melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU. Peningkatan ini terjadi seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas liburan di berbagai daerah.

Melalui Unit Induk Distribusi Jawa Timur, PLN menyiagakan infrastruktur pengisian daya secara optimal guna melayani pemudik dan masyarakat umum. Seluruh SPKLU dioperasikan selama 24 jam dengan dukungan personel siaga yang memastikan kelancaran layanan di setiap titik pengisian.

Kesiapan layanan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional. Dengan infrastruktur yang semakin merata dan andal, PLN berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik selama periode libur panjang.

Peningkatan Transaksi Pengisian Selama Libur Panjang

PLN mencatat sebanyak 13.108 transaksi pengisian kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 254,3% dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru pada tahun sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan hari operasional normal, jumlah transaksi selama periode liburan meningkat lebih dari 2 kali lipat. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik sebagai pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Peningkatan transaksi tersebut juga menunjukkan tingginya kepercayaan pengguna terhadap ketersediaan dan keandalan SPKLU. Infrastruktur pengisian daya yang mudah diakses menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perjalanan kendaraan listrik.

Sebaran SPKLU di Wilayah Jawa Timur

Untuk melayani kebutuhan pengisian daya, PLN mengoperasikan 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik di seluruh wilayah Jawa Timur. Lokasi tersebut mencakup rest area, jalur utama antar kota, kawasan perkotaan, serta pusat aktivitas masyarakat.

Penempatan SPKLU dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan pola perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Dengan sebaran yang merata, pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan fasilitas pengisian daya di sepanjang rute perjalanan.

Seluruh unit SPKLU tersebut didukung oleh personel siaga yang bertugas selama 24 jam. Kehadiran petugas di lapangan memastikan operasional berjalan lancar serta membantu pengguna apabila mengalami kendala teknis saat proses pengisian daya.

Lonjakan Konsumsi Daya Kendaraan Listrik

Seiring dengan meningkatnya jumlah transaksi pengisian, konsumsi daya listrik pada SPKLU PLN juga mengalami kenaikan signifikan. Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, konsumsi listrik tercatat mencapai 322.555 kWh.

Angka konsumsi tersebut mencerminkan peningkatan penggunaan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak menengah dan jarak jauh. Kendaraan listrik kini tidak hanya digunakan untuk aktivitas dalam kota, tetapi juga untuk perjalanan lintas wilayah selama liburan.

PLN menilai peningkatan konsumsi daya ini sebagai indikator positif pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi faktor utama dalam mendorong adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan.

Penguatan Infrastruktur dan Kesiapsiagaan Layanan

Dalam rangka menjaga kenyamanan pengguna kendaraan listrik, PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian daya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pengoperasian SPKLU Center di Surabaya sebagai pusat layanan pengisian kendaraan listrik.

Selain SPKLU permanen, PLN juga menyiagakan 2 unit SPKLU Mobile dan 3 unit SPKLU Emergency. Fasilitas ini disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan di titik tertentu serta memberikan layanan pengisian daya darurat.

Langkah penguatan infrastruktur ini bertujuan untuk mengurangi antrean serta memastikan seluruh pengguna kendaraan listrik dapat melanjutkan perjalanan tanpa hambatan. Kesiapsiagaan layanan menjadi prioritas utama selama periode dengan tingkat mobilitas tinggi.

Optimalisasi Fitur Digital Aplikasi PLN Mobile

PLN turut mengoptimalkan layanan digital melalui Aplikasi PLN Mobile dengan menghadirkan fitur AntreEV dan Trip Planner. Fitur AntreEV memungkinkan pengguna melakukan antrean pengisian daya secara digital tanpa harus menunggu langsung di lokasi SPKLU.

Melalui sistem antrean digital tersebut, pengguna memiliki kepastian giliran pengisian dan dapat memanfaatkan waktu menunggu dengan lebih nyaman. Hal ini membantu menjaga ketertiban area pengisian daya selama periode padat perjalanan.

Sementara itu, fitur Trip Planner memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan dengan menentukan titik keberangkatan dan tujuan. Aplikasi secara otomatis merekomendasikan titik SPKLU yang dilewati sepanjang rute perjalanan, sehingga mendukung kelancaran mobilitas kendaraan listrik selama libur Natal dan Tahun Baru.

Terkini